Salah Paham 


​Y​ang harus kita lakukan sekarang ialah bagaimana caranya agar membuat seluruh makhluk Allah salah paham kepada kita. Salah paham terhadap apa saja yang kita lakukan, salah paham terhadap sikap dan langkah kita, bahkan salah paham terhadap gaya jongkok kita saat ingin buang hajat

atau salah paham terhadap suara kentut yang keluar dari lubang yang memang diciptakan Tuhan untuk mengeluarkan bebunyian khas yang tidak akan pernah kita temui di lubang-lubang lainnya seperti lubang telinga atau lubang hidung kita.

Tidak sedikit orang yang salah paham terhadap suara orang yang sedang kentut. Mereka mengira orang yang sedang kentut ialah manusia jorok, menjijikkan, tak tahu adab, tak tahu sopan santun, tak tau tata krama, dan berbagai perumpamaan negatif lainnya. Padahal, orang yang sedang kentut belum tentu sengaja ingin memamerkan kemerduan suara kentutnya kepada orang lain. Bisa jadi ia sungguh-sungguh tak sengaja. Dan faktor tekanan udara pada perutnyalah yang membuat ia “keceplosan” dan terpaksa mengeluarkan udara yang tak diinginkan oleh makhluk Allah selain dirinya.

Mungkin saja orang yang tak sengaja kentut dihadapan orang lain memang tak punya niat apapun selain sekadar menjalani kodratnya sebagai seorang manusia. Kalau ia menahan kentutnya, ia khawatir Tuhan akan murka, sebab ia takut dituduh sebagai manusia yang tak pandai bersyukur.

“Tapi, biarlah orang lain salah paham kepadamu. Yang penting Tuhan tahu apa yang ada di dalam hatimu,” begitu Mbah Klowor membisiki saya.
Bagdad, 27 September 2016

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s